Rabu, 29 September 2010

dimanakah sahabat?
kurasa tanyamu belumlah
tepat.
dimanakah kita sahabat?
kita adalah benang-benar
yang merakit bersembunyi
dalam sehelai kain
kita butir-butir pasir yang
berangkulan memadat
dalam sebentuk bata
kita tetes-tetes air yang
lepas bebas menggenangi
lautan
kau aku sama
bernaung dibawah
lengkungan langit yang
sama
diatas dataran yang kita
sepakat bernama bumi
kita adalah jiwa semesta
yang menghidupkannya
kau pikir kita apa?
bukankah kita khalifah
yang berhak memilih arah
menuju
dengan kepala,tangan dan
kaki
kubutuh kau
begitupun dirimu
membutuhkanku
tapi aku adalah siang yang
tak bisa menghadiri
putaran sehari penuh
masih ada malam yang
menggantikanku
aku tak bisa selalu ada
untukmu
itulah batas
kemanusiawianku.

2 komentar:

  1. Mane judulnya mba? nice poetry ^^, ::www.izar-zone.co.cc::

    BalasHapus
  2. Izin share y... Tulisannya bagus...

    BalasHapus