Selasa, 29 Juni 2010

Keheningan bukanlah
milik sendiri
Kidung sunyi bukan tuk
dinyanyikan sendiri
Karena malam bukanlah
onggokan sepi tak
bertuan.
Sementara malam
memeluk hamba-hamba
Tuhannya
Ada dua bentuk tuan yang
menjaganya
syahdan, tuan pertama
senantiasa menyemai
sinar rembulan sembari
menatapnya kagum
menadah bintang
gemintang yang jatuh
kebumi
ia rasa desau angin yang
mengiris dedaunan adalah
irama indah tak boleh
diabaikan
bagi tuan kedua,
rembulan adalah ornamen
dinding langit dan tak
lebih
dan bintang adalah
petunjuk bagi jejak-
jejaknya kedepan
ia memilih terbang
menggantungkan pundi-
pundi doa di langit malam
seketika bulan dan
bintang yang berkuasa
cemburu
oh, pundi-pundi itu lebih
bercahaya dan menawan
wahai, tuan yang
manakah engkau?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar